Sampingan
0

Nama : Dian Puspa Haruniasari

NPM   : 32412034

Kelas  : 4ID02

1. Tingkah laku manusia tebagi menjadi dua yaitu baik dan buruk, begitu pula pada etika. Etika seseorang ada yang baik dan buruk. Berikut ini adalah etika dalam kehidupan sehari-hari yang buruk.

a. Berbicara dengan suara keras ke orang yang usianya lebih tua : Perilaku ini termasuk dalam tingkah laku tidak beretika karena tindakan tersebut tidaklah sopan yang dapat menyebabkan seseorang sakit hati. Seseorang yang lebih muda harus berbicara dengan sopan dan dengan tingkat suara yang jelas tidak berteriak dan tidak terlalu memelankan suara.

b. Membuka tas teman tanpa izin (Lancang) : Perilaku ini juga tidak bertika karena akan timbul motif motif kejahatan seperti mencuri dan lainnya sehingga menimbulkan fitnah apabila pelaku tidak melakukannya.

c. Semenah-menah terhadap adik kelas : Perilaku semenah-menah identik dengan kegiatan negatif. Kegiatan tersebut contohnya mencemooh, menyuruh-nyuruh dan memarahi. Perilaku tersebut juga tidak sopan dilakukan karena akan membuat seorang merasa tertekan.

d. Menghidupkan radio keras-keras diwaktu tidur : Perilaku ini dapat merugikan orang lain seperti contohnya orang lain dapat terganggu waktu istirahatnya dan dapat menyebabkan pertengkaran antar tetangga.

e. Berjualan didepan pagar rumah orang : Perilaku pedagang seperti ini kadang kala sering dijumpai diberbagai daerah, ketidak sopanan pedangan dapat membuat seorang marah dan kesal. Hal tersebut biasanya diakibatkan karena pedagang tersebut tidak meminta izin terlebih dahulu untuk berdagang sementara didepan rumah sesorang.

2. Seseorang yang tidak beretika professional sering kali menyalahi peraturan-peraturan perusahaan atau tempat ia bekerja. Contoh seorang yang tidak beretika professional sebagai seorang sarjana Teknik Industri adalah:

a. Memberikan keterangan palsu pada saat minta izin cuti : Seorang yang professional dalam bekerja tidak akan melakukan hal tersebut karena hal tersebut sama saja membohongi dan merugikan dirinya sendiri

b. Menyerang, menganiaya, mengancam, atau mengintimidasi teman sekerja atau pengusaha di lingkungan kerja : Seorang pekerja yang bertidak semaunya diarea tempat kerja juga dapat merugikan perusahaan karena perilaku tersebut dapat membuat karyawan lainnya tidak nyaman sehingga tidak konsetrasi dalam bekerja.

c. Mabuk, meminum minuman keras yang memabukkan, memakai atau mengedarkan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya di lingkungan kerja : Perilaku seorang pekerja seperti ini sangat mengganggu kegiatan yang berlangsung diperusahaan sehingga dapat merugikan perusahaan dan pada aktivitas tersebut sangat tidak dibenarkan dalam segala peraturan yang ada diperusahaan.

 d. Mengambil atau mencuri barang perusahaan : Karyawan atau pekerja biasanya sering menganggap sepeleh kegiatan yang sering dilakukan seperti membawa pulang barang reject yang dihasilkan perusahaan. Hal ini sangat merugikan perusahaan karena barang reject saja dicuri apalagi barang yang tidak reject sehingga kegiatan seperti ini sangat dilarang oleh perusahaan

e. Sesama teman kerja tidak saling sapa serta sering datang terlambat : Silahturahmi dalam lingkungan kerja sangat penting karena untuk meningkatkan semangat dari masing-masing pekerja serta mentaati peraturan perusahaan harusnya sudah mendarah daging dalam kehidupana pekerja agar pekerjaanya tidak sia-sia maka apabila melakukan kegitan yang melanggar sangat disayangkan karena akan merugikan diri pekerja itu sendiri.

3. Etika profesi sangatlah penting untuk dipahami oleh sarjana Teknik Industri karena tanpa etika profesi, sebuah profesi hanya dianggap menjadi sebuah pekerjaan pencarian nafkah biasa (okupasi) yang tidak diwarnai dengan nilai-nilai idealisme dan ujung-ujungnya akan berakhir dengan tidak-adanya lagi respek maupun kepercayaan yang diberikan oleh rekan kerja. Etika profesi dalam bidang Teknik Industri sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, karena etika akan memberikan  semacam batasan maupun  standar yang akan mengatur pergaulan manusia  di  dalam  kelompok  sosialnya. Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi manusia. Etika membantu manusia untuk mengambil keputusan secara tepat dalam menjalani hidup ini.

4. Terdapat dua macam organisasi profesi yang relevan untuk Prodi Teknik Industri. macam-macam organisasi ini bisa meruapakn organisasi profesi di Indonesia, maupun luar. Berikut ini merupakan penjelasan dari masing-masing organisasi profesi untuk Program Studi Teknik Industri.

a. IIE (Institute of Industrial and System Engineering) : Institute of Industrial Engineers (IIE) adalah lembaga profesional yang berdedikasi semata-mata untuk mendukung profesi teknik industri dan individu yang terlibat dengan meningkatkan kualitas dan produktivitas. Lembaga ini didirikan pada 1948 dan disebut American Institute of Industrial Engineers sampai 1981, ketika nama ini diubah untuk mencerminkan basis keanggotaan internasionalnya. Anggota termasuk mahasiswa baik dan kaum profesional. IIE menyelenggarakan konferensi regional dan nasional tahunan di Amerika Serikat. IIE bermarkas di Amerika Serikat di Norcross, Georgia, pinggiran yang terletak di timur laut Atlanta.

b. ISTMI (Ikatan Sarjana Teknik Industri dan Manajemen Industri Indonesia) : ISTMI sebagai organisasi profesi dari disiplin Ilmu Teknik Industri (TI) dan Manajemen Industri (MI) di Indonesia lahir pada tanggal 22 Nopember 1986 di Jakarta. Kelahiran organisasi ini didasari atas pertimbangan bahwa profesi TI dan MI telah diterima di kalangan yang sangat luas sejak masuknya disiplin sekitar 16 tahun sebelumnya. Keberadaannya sudah menembus batas-batas konvensional keteknikan atau keindustrian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s